Mengoptimalkan Penggunaan AutoResponder

December 19th, 2009 by Cosa @ PanduanDasar.Com Leave a reply »

Dalam melakukan proses list building, autoresponder adalah salah satu layanan yang wajib untuk Anda kuasai. Kebanyakan internet marketer sendiri biasanya hanya melakukan setup autoresponder seadanya — buat list, siapkan welcome email, dan mempromosikan list tersebut untuk menggaet prospek sebanyak-banyaknya. Cara ini memang tidak salah, tapi bukan berarti sudah benar karena seharusnya proses list building juga mengikutsertakan kegiatan manajemen prospek sebagai salah satu agenda wajibnya. Nah, dengan mengoptimalkan penggunaan autoresponder inilah sebenarnya kegiatan manajemen prospek dapat diotomatisasikan.

Sebelum dilanjutkan, jika Anda ingin tahu cara membuat autoresponder, silahkan mendaftar ke keanggotaan JVP Handoko Tantra’s Free Ebook dan unduh ebook Panduan Menggunakan AutoResponder Gratis yang tersedia secara gratis di PanduanDasar.Com.

Oke, setelah Anda melakukan setting awal terhadap list Anda, maka langkah berikutnya yang harus Anda lakukan sebelum mempromosikan list Anda adalah menyiapkan beberapa email follow-up. Di hampir semua layanan autoresponder, Anda dapat menciptakan banyak email follow-up untuk masing-masing list yang Anda miliki dan masing-masing email follow-up tersebut juga dapat Anda atur interval pengirimannya. Sebagai contoh, email follow-up yang memiliki interval 7 hari berarti ia akan secara otomatis dikirimkan ke pendaftar list Anda pada hari ke-7 setelah ia mendaftar.

Nah, untuk mengoptimalkan fungsinya, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda perhatikan pada saat membuat email follow-up:

  • Batas interval yang wajar adalah 5 sampai 10 hari. Sebagai contoh, jika email follow-up Anda yang pertama dikirim pada hari ke-7, maka sebaiknya email follow-up yang kedua dikirim paling cepat pada hari ke-12 (7 + 5 = 12). Jika selisih durasi pengiriman antar email follow-up terlalu dekat, dikhawatirkan pelanggan list Anda akan jenuh dan justru akan keluar dari list.
  • Personalisasi masing-masing email follow-up agar terjalin hubungan antara Anda dan pendaftar list Anda. Hampir semua layanan autoresponder memiliki fitur personalisasi ini.
  • Jangan terlalu membombardir list Anda dengan iklan. Kombinasikan antara konten email yang berupa edukasi, motivasi, dan promosi dengan seimbang.
  • Jangan mengirim email broadcast jika tidak benar-benar diperlukan. Contoh penggunaan email broadcast yang benar adalah pada saat hari besar nasional dan hari raya.

Semoga bermanfaat, kawan 🙂

Panduan 28 Hari Menguasai SEO

27 comments

  1. turisuna says:

    Pertamax dulu 😛 jarang-jarang bisa dapet 😛

    • turisuna says:

      Saya masih bingung ttg penggunaan AutoResponder untuk blog affiliasi, misalnya menjual barang-barang amazon. Maksudnya itu kan bukan barang kita, dan kita juga belum tentu tau kondisi barang yang kita jual, trus biar AutoRespondernya bermanfaat gimana ya mas?

      • mau gak mau kudu dipilah mana produk yg bener2 terbukti bagus dan itu yg dipromosikan. parameternya dari rating dan review customer aja. ntar di autoresponder bisa di-mix antara promosi produk ybs dengan edukasi/informasi seputar produk tsb

        • Yap. Mix antara produk yg dipromosikan dgn informasi seputar itu perlu dilakukan. Bahkan sy pribadi menggunakan perbandingan tertentu, berapa kali informasi baru kemudian promosi.

          Dgn demikian, kalau ditotal2 malah lebih banyak informasi edukatifnya daripada bombardir iklan. Mudah2an ini bs membuat para subscrbr betah…

          Nice info.

        • turisuna says:

          Ooo gitu ya mas, makasih mas atas pencerahannya 🙂

  2. Habib Yunus says:

    Mengirim email marketing juga ada aturan mainnya ya mas. Kalo saya pribadi apapun email yang dikirim baik email promosi ataupun email informasi lainnya, saya tetap respect sebab terkadang ide datang dari sana..

    • wah, kalo semua pendaftar list seperti mas habib sih enak banget, hihihi

      aku sendiri males kalo daftar ke list trus kirimannya cmn promosi2 doang. kalo jarang2 masih gpp, tapi kalo bolak-balik dan semua promosi ya mending unsubs. pengecualian untuk list yg isi promosinya bener2 produk berkualitas 🙂

  3. Sama Mas. Klo dah gejala2 bombardir iklan muncul, langsung unsub.

    Kaya di facebook. Parah itu grup2 bisnisnya. Alih2 kasih info bermanfaat yg ada malah bombardir iklan melulu.

  4. autoresponder memang penting untuk bisnis online. Bagaimana cara personalisasi dengan menggunakan nama konsumen masing-masing?

  5. Bang Arman says:

    Mas, apa ya syarat autoresponder yang bagus?

    Gmn dengan produk lokal? Kayaknya dah ada dua sekarang

  6. Interval memang penting dijaga. Blm lagi anda harus menerima kenyataan bahwa setiap pengunjung yang subscribe ke autoresponder anda itu JUGA SUBSCRIBE ke pemilik produk digital / blog YANG LAIN (bisa jadi lebih dari 5)

    Jd-nya blh dibilang org tsb menerima email promosi / tips tiap hari.

    • thanks tambahan infonya

      di PDC sendiri awalnya aku set 3 hari sekali, tapi setelah belajar ilmu autoresponder lebih lanjut, ternyata salah besar, hihihi. sekarang dah aku pindahin ke 7 hari

      • Iya Om Cosa. Mskpn kita sdh set ke 7 hari. Tp kompetitor kita juga menawarkan newsletter lwt autoresponder jg. Jdnya email kita hrs special terutama dibagian Judul Email hrs menarik perhatian.

        Sy setiap hari nerima email promo dari berbagai penjual produk digital dlm wkt yg sama, semua saling bagi promosi, jdnya bingung sendiri. hehhehe….

  7. menarik untuk di download neh.. gratis utk member ide bisnis juga?

  8. iphin cow says:

    kebetulan lagi belajar tentang autoresponder…
    eh mas cosa bahas artikel ttg autoresponder.
    untung,,, 🙂

  9. fauzirohimi says:

    wah , iilmu advance yang sangat berguna, blom nyambung nih saya 🙂 disimpan dulu buat bahan belajar nanti

  10. gugeluv says:

    autoresponder yang plus content udah banyak juga, tinggal copy paste contentnya untuk dikirimkan ke pengguna.

    tapi kadang bikin pengunjung bosen juga kalau langganan dari dua tempat, tapi isinya kok sama

  11. nila says:

    pertama X

    makasih infonya mas cosa..sangat bermanfaat.. 🙂

  12. wahh aku masih newbie masalah autoresponder, perlu banyak belajar lagi di sini

  13. Info Gaptek says:

    Hmm.. baru ngeh nih tentang “senjata” internet marketer..
    Nice info sob! Thanks..

  14. makasi banyak ya atas informasinya, saya lagi buat autoresponder ni jadi perlu panduan juga. Kebetulan kali singgah kemari, ternyata informasinya berharga.

    http://tinyurl.com/wdevani

  15. wahh, ini dia yg saya cari2.. makasih mas tipsnya…

  16. ismail says:

    Saya baru belajar tentang autoresponder ne.. tapi masih pusing bagaimana mengaktifkan autoresponder tersebut lewat cron job?

Leave a Reply