PageRank is No More?

October 20th, 2009 by Cosa @ PanduanDasar.Com Leave a reply »

Berita menarik datang dari Google minggu ini. Jika sebelumnya di Google Webmasters Tools kita dapat melihat distribusi PageRank dari halaman situs yang kita miliki, sekarang fitur tersebut telah dihilangkan. Menurut Susan Moskwa, Google Webmaster Trends Analyst, tindakan tersebut diambil untuk lebih menekankan kepada para pemilik situs bahwa Google PageRank itu TIDAK PENTING.

Penting?

Coba diingat-ingat, kenapa kebanyakan dari kita ngotot untuk meningkatkan PageRank dan secara tidak langsung menganggapnya itu penting? Karena adanya layanan-layanan paid review dan paid link broker yang menggunakan PageRank sebagai salah satu syaratnya! Seandainya dari awal mereka tidak mengisyaratkan PageRank, saya yakin atensi terhadap PageRank tidak seheboh seperti sekarang.

Hei, di Reviewmu.Com, paid review lokal pertama yang masih dalam satu jaringan yang sama dengan PanduanDasar.Com, dari awal PageRank juga tidak diperhitungkan sebagai syarat masuk loh :)

Tidak Penting?

Jika Anda sering mengikuti artikel-artikel saya terdahulu di blog CosaAranda.Com, mungkin Anda sudah sering mendengar saya mengatakan menulis bahwa saya tidak peduli dengan PageRank.

Jika Anda sudah membeli dan membaca produk panduan SEO PanduanDasar.Com, Anda pasti juga sudah tahu bahwa saya sama sekali tidak membahas mengenai PageRank di sana.

Kenapa? Karena dari awal PageRank memang tidak penting bagi kita pemilik situs. PageRank hanyalah sebuah nilai yang diberikan oleh Google untuk sebuah halaman situs berdasarkan popularitas halaman situs tersebut (dilihat dari sudut pandang backlink). Dan sama seperti ketika kita menilai suatu barang dengan nilai 7, sedang orang lain menilainya dengan nilai 5, penilaian PageRank bersifat relatif dan tidak bisa dijadikan ukuran kualitas dan popularitas sebuah halaman situs.

Lagi ukuran sesungguhnya? Ya sudah jelas trafik dong :)

Perubahan?

Seperti yang kemarin ditanyakan oleh kawan saya melalui Facebook:

Perubahan seperti apa menurut mas cosa yang akan terjadi dalam industri internet dengan di hapusnya google page rank ini?

Dari sisi bisnis internet, yang akan banyak mengalami perubahan saya rasa adalah layanan-layanan paid review dan paid link yang sebelumnya menggunakan PageRank sebagai acuan. Meskipun untuk saat ini nilai PageRank masih terlihat di toolbar Google (walaupun sudah tidak up-to-det lagi), namun dengan menurunnya tingkat kepentingan PageRank, akan lebih masuk akal bagi layanan-layanan tersebut untuk tidak lagi menggunakan PageRank sebagai parameter mereka.

Apakah industri paid review dan paid link akan mati? Jelas tidak. Toh tujuan utama penggunaan layanan-layanan tersebut bukanlah untuk sekedar meningkatkan PageRank, melainkan untuk keperluan SEO dan promosi. Jadi sampai kapan pun — atau setidaknya sampai Google benar-benar cukup canggih untuk bisa mendeteksi keberadaan paid review dan paid link secar otomatis dengan akurat — pemain bisnis paid review dan paid link tidak perlu khawatir pintu penghasilan mereka akan tertutup :)

Bagi yang tidak bermain di kedua cabang bisnis internet tersebut, nothing changes. SEO keeps go on seperti biasa. Lanjutkan!

SEO Complete Guide for Wordpress

46 comments

  1. iphin cow says:

    lebih cepat lebih baik….. :)

  2. pensiun kaya says:

    kalo begitu, berita bagus dong buat para reviewer…

  3. Wah… terus orang jualan domain parameternya apaan dong Om Cosa??

  4. izandi says:

    Trafik? Saya setuju banget!

  5. ipung says:

    yach.. banyak yang pusing karena pagerank emang..

    sampe bela2in nyepam komentar dan kehilangan personal branding :P

  6. Iwan says:

    Betul itu kalo traffic, lebih real kan…

  7. Tegar says:

    klo begitu yg hrs ditingkatkan apa cuma rank Alexa??

  8. Sofwan says:

    Kira2 selain pagerank google, paramater apa yang paling utama dalam bisnis paid review, jualan link dan jualan domain.

    Saya kira bisnis ini akan semakin sulit.

    • dng udah gak dipublikasikannya lagi pagerank sih kyknya emang bakal ada perubahan parameter. ini yg belum tau, harus liat perkembangannya. tapi kalo untuk paid review mungkin bisa diubah jadi based on quality / rating. jadi semakin bagus kualitas rating review, nilai job review dia akan semakin besar. aku rasa yg seperti itu lebih fair.

  9. walaupun gitu..pagerank tetap jadi hoki :D

  10. SpecGadgets says:

    Baru tau, kalo gitu saya ga ngejar pr lagi deh…

  11. maspoedjo says:

    Cool aja man, yang penting dari google adsense ngalir terus, karena google itu selain search machine, juga cash machine………

  12. Hidup Google. Ini menunjukkan bahwa Google mmg pemimpin pasar.

  13. berita sains says:

    yang penting order repiw lancar… he…
    trafik lancar… yang susah tu cari traffic

  14. indr@ says:

    wah.. bener jg yah.. soale trafik tinggi malah biasanya PR kecil.. (beberapa blog loh)

  15. kalo memang PR tidak dianggap penting lagi oleh google..terus parameter apa yg kita pakai sebagai tolok ukur SEO kita sudah benar selain traffik?

  16. Munawar AM says:

    PageRank sebaiknya dianggap Bonus saja…. dia akan hadir sesuai kerja keras kita, kan?

    Nah kalau hanya ngejar PR, bisa-bisa blog kita malah terabaikan. Mari berpikir dan bertnidak agar blog kita lebih baik, bukan hanya mengejar peningkatan PR. Faktanya, rata-rata blog Indonesia sepertinya menthok di PR-3. Ini rata-rata dalam asumsi, bukan berdasarkan survey.

    Salam,

    • tepat sekali mas munawar. Google sendiri bilang kalo PR gak perlu dipikirin, kenapa kita ngotot nguber PR? Makanya aku bilang, *seandainya* dari awal program2 paid review dan sejenisnya gak pake PR, pasti sampe sekarang PR juga gak terlalu dihebohin :)

  17. bisnisman says:

    google oh google, sekarat kalai ya? he he

  18. rasanya masih bnyk selain traffic.. tapi ya umumnya kuantitatif traffic memang masih primadona :D

  19. MOBIL BEKAS says:

    emang bener sih , Traffic lebih menjanjikan ketimbang mengambil penilaian dari PR.

  20. Guru Nakal says:

    Memberanikan diri komentar di sini ah, Selama ini cuma berani baca-baca aja. Senang saya mendengar gag ada lagi Google PR, soalnya blog saya PRnya nol. Yang penting memang trafik ya mas?? Setuju banget saya. Lamkenal mas… ;)

  21. agitsan says:

    yang penting jalani saja dech ikuti perubahan yg terjadi, dan jangan lupa bisnis off line!!! jadikan alternatifnya

  22. Budiarno says:

    syukurlah kalo pagerank gak jadi acuan lagi, cape’ bener ngejarnya, alhasil seringkali ditolak mengikuti paid review luar…

    kalo review lokal tidak masalah… hehehe… (blom dapat job nih) :D

  23. Memang pada dasarnya yang benar – benar menghasilkan profit ya trafik kok. Bukan begitu mas….:)

  24. Page Rank memang tidak dibutuhkan lagi banyak blog ber PR tinggi, tetapi kurang mendatangkan traffiq, kayaknya google sudah melirik konten sebuah blog dengan backlink blog yang kuat dan umur atau usia dari blog yang bersangkutan, jadi semakin tua umur blog semakin kaya konten, kaya backlink, dan makin mantab di serp halaman 1 google. dan traffiq datang dengan sendirinya bukan begitu mas Cosa?

  25. Saya sih setuju sekali kalau google pagrank dihapus, karena kasihan yang belum punya pagerank, gak bisa gerak leluasa, khususnya dibidang periklanan yang mensyaratkan harus punya pagerank…

  26. untung sejak dulu saya EGP dengan PR … lebih demen sama “high quality & quantity targeted traffic” :-)

  27. naufalaziz says:

    akhirnya saya dapatkan statement “tidak pentingnya google pagerank” dari master seo… thanks atas infonya Om

  28. kang badot says:

    memang lebih baik dihilangkan saja google pagerank itu mas, karena rata2 broker2 link ads sama ptr lebih memilih pagerank walopun dari domain berpagerank yang baru aja dibeli. Menurut saya sih lebih baik liat link popularity nya daripada pagerank, gimana tuh mas?

  29. Hasannudin says:

    Alasan ngejar PR tinggi kan untuk optimasi SEO juga, saya baca di seoelite kalau yang paling teratas dalam SERP untuk sebuah keyword adalah yang ber-PR tinggi.

  30. wox says:

    saya rasa alexa lebih penting.. dan tentu saja trafik adalah alasan kita di bisnis ini

  31. Saya sangat setuju dengan mas cosa. PR hanya dipakai buat paid review doang dalam mencari dolar. Yang cari traffik yuk pakai SEO :) thanks mas atas pencerahannya.

    semua baca kan? kalau masternya bilang PR gak penting2 amat ;)

  32. berita sains says:

    klo menurut saya UUT + UUD gmn?

    Ujung Ujungya Traffic dan traffic yang tinggi Ujung Ujungnya Duit betul tidak?

  33. Edi samsuri says:

    Semogoa apa yang bang cosa bilang paid review dan paid link ngga mati benar adanya…thanks bang

    • selama penyedia layanan yang bersangkutan juga ikut mengubah ‘aturan main’ mereka dan mengedukasi advertiser bahwa PR bukanlah parameter yg penting bagi sebuah situs, aku rasa akan terus survive kok.

      Setidaknya Reviewmu yg aku kembangin dari dulu ampe sekarang emang gak pernah pake PR sebagai parameter, jadinya kejadian ini sama sekali gak berpengaruh ke kegiatan di sana :)

  34. PR itu ngga penting, ditinjau dari segi traffik itu betul, kenapa ? saya punya 2 website, yang satu PR 0 dan satu lagi PR 2, anda tahu ? Yang PR 2 traffik nya sepi….ii, sementara yang PR 0 sangat ramai…so…PR? ke laut aje….he…he…
    Tetap semangat !!

  35. wandi says:

    sekarang blogger beralih perhatian ke alexa…xixixi

  36. Irvan Sadewa says:

    Traffic yang TEPAT lebih penting…

  37. afdil says:

    jadi penasaran si review itu seperti apa ya???

  38. reez says:

    hhmm… gtu y… makasih mas cosa infonya…

  39. ningthea says:

    denger2, traffik pun bisa dimanipulasi :) terlepas benar atau salahnya, yang lebih penting adalah buat tulisan hasil karya sendiri yang bermanfaat buat masyarakat

Leave a Reply