Sudah Pasti Tidak Bisa?

October 15th, 2009 by Cosa @ PanduanDasar.Com Leave a reply »

ist2_4480315-big-eared-elephant-cartoonPernahkah terpikir betapa ironisnya fakta bahwa sebagian besar penghambat kesuksesan kita justru berasal dari diri kita sendiri? Contohnya? Ah, banyak. Kebiasaan buruk yang tidak mau diubah, sifat pemalas, keras kepala, mudah menyerah, dan sebagainya, dan sebagainya. Secara tidak langsung, hal-hal itulah yang menjadi tembok penghalang yang berdiri kokoh di antara diri kita dan pintu menuju sukses. Lucunya lagi, terkadang pikiran-pikiran kita sendiri lah yang membatasi kemampuan kita yang sesungguhnya.

Seperti seekor gajah. Tahu gajah, kan? Nah, seekor gajah yang sejak kecil diikat dengan rantai sepanjang 5 meter, ternyata pada saat dewasa ia akan tetap merasa ada rantai yang menghalanginya untuk berjalan ke luar dari lingkaran berdiameter 10 meter, meskipun rantai tersebut sudah diganti dengan seutas benang!

Contoh di atas adalah salah satu bentuk kebiasaan sejak kecil yang telah terpatri dalam diri kita dan secara tidak disadari menjadi penghambat untuk sukses. Contoh lain adalah kebiasaan untuk tidur cepat dan bangun kesiangan serta kebiasaan untuk mencontek.

Mungkin salah satu teladan klasik yang sudah banyak didengar adalah mengenai kutu loncat yang diletakkan di dalam kotak. Meskipun sebenarnya seekor kutu mampu untuk meloncat dalam jarak yang tinggi, namun beberapa saat setelah diletakkan di dalam kotak, daya loncatnya akan menurun, mengikuti tinggi kotak tersebut.

Manusia? Well, seringkah Anda mendengar orang lain mengeluh tidak bisa maksimal di bisnis internet karena MERASA tidak mampu berbahasa Inggris? Atau MERASA tidak mampu menulis di blog? Atau MERASA tidak punya banyak waktu luang?

Ya, PERASAAN atau POLA PIKIR kita kadang sedemikian superiornya hingga mampu mengalahkan fakta bahwa sebenarnya kita MAMPU untuk melakukan hal-hal tersebut. Ingat dua hal, kawan.

BELUM BISA bukan berarti TIDAK BISA.

KETERBATASAN bukan alasan untuk mengatakan TIDAK BISA.

Nah, lalu bagaimana solusinya? Sebelum saya jawab, simak dulu cerita singkat berikut ini.

Alkisah, pada jaman dahulu di sebuah negeri, seorang raja yang bijaksana berniat untuk menguji rakyatnya. Di suatu malam, diam-diam ia memerintahkan pasukannya untuk menutup jalan utama — yang biasa digunakan untuk berdagang — dengan sebuah batu yang cukup besar sehingga tidak mungkin dapat dilewati. Keesokan harinya, satu demi satu penduduk yang melewati jalan tersebut terlihat berbalik arah untuk mengambil jalan memutar yang lebih jauh, dengan wajah kesal dan terus mengomel. Kejadian tersebut berlangsung selama beberapa saat.

Hingga pada suatu, seorang pemuda dengan terburu-buru melangkahkan kakinya di jalan tersebut. Ia terhenyak ketika mengetahui bahwa ada batu besar yang menutupi jalan tersebut. Orang-orang yang kebetulan sedang berada di sana menyarankan dia untuk menempuh jalan memutar yang setidaknya tiga kali lebih jauh jaraknya. Pemuda tersebut terdiam. Keningnya berkerut menandakan ia sedang berpikir keras. Tak lama, tanpa diduga oleh penduduk yang lain, ia pun berjalan mendekati batu tersebut dan mendorongnya.

“Percuma!” ujar seorang bapak yang sedang membawa sekeranjang wortel, “kami juga sudah mencobanya dan batu itu sama sekali tidak mau bergerak.”

Penduduk yang lain mengangguk-anggukkan kepalanya tanda setuju. Sebagian bahkan mulai menatap pemuda tersebut dengan sinis.

“Si Herikules saja tidak mampu mendorongnya. Mana mungkin kamu bisa?”, teriak seorang wanita berbaju batik, diikuti dengan tawa cemooh orang-orang yang ternyata semakin banyak jumlahnya. Aksi nekat pemuda tersebut rupanya menarik minat mereka untuk menjadi penonton.

Tanpa menghiraukan mereka, pemuda tersebut dengan sekuat tenaga terus mendorong… Mendorong… Mendorong… Mendorong… Hingga tiba-tiba… GRRKKKK.. batu besar itu bergeser! Penduduk yang melihatnya terkaget-kaget dan hanya bisa melongo menyaksikan pemuda tersebut, dengan mengerahkan tenaganya yang masih tersisa, mulai menggeserkan batu tersebut sedikit demi sedikit hingga akhirnya jalan tersebut cukup lebar kembali untuk bisa dilewati.

Merasa capek, pemuda tersebut pun terduduk di tanah. Di sana ia melihat ada sebuah kotak kayu kecil, yang sedikit tertimbun oleh pasir. Letaknya persis di bawah batu besar tadi. Penasaran, ia pun mengambil kotak tersebut, membukanya, dan menemukan ratusan koin emas di dalamnya beserta sepucuk surat dari sang raja — lengkap dengan stempel kerajaan dan tanda tangan beliau — yang menyatakan bahwa siapa saja yang mampu menyingkirkan batu tersebut berhak atas segala yang ada di dalam kotak kayu.

Pemuda tersebut tidak bisa menahan rasa harunya. Butiran air mata berjatuhan satu demi satu.

“Nak,” ibu-ibu berbaju batik menyentuh pundaknya. Ia menoleh ke arah ibu tersebut. “Bagaimana mungkin kamu bisa mendorong batu sebesar itu? Apa rahasianya? Aku rasa kamu tidak mungkin lebih kuat dari Herikules.”

“Saya memang tidak lebih kuat dari Herikules, bu,” jawab pemuda tersebut lirih, “namun, jika ibu berada pada posisi saya, dengan kedua orang tua yang sakit keras dan satu-satunya obat yang dapat menyembuhkan mereka hanya dapat dibeli di apotik yang ada di ujung jalan ini, saya yakin ibu pun pasti mampu untuk mendorong batu tadi.”

Saya yakin, cerita di atas sebenarnya sudah cukup untuk menjawab pertanyaan sebelumnya. Ya, yang Anda perlukan untuk bisa sukses adalah NIAT dan TUJUAN. Orang tua yang sakit keras dan keinginan untuk secepat mungkin menyembuhkan mereka adalah NIAT dan TUJUAN dari pemuda pada cerita di atas. Kuatnya niat tersebut pada akhirnya menjadi dopping sendiri bagi si pemuda untuk BERUSAHA sekuat tenaga mewujudkan TUJUANNYA.

NIAT + TUJUAN / TARGET + USAHA = SUKSES

Secara teoritis memang as simple as that. Faktanya? Yah, sekarang coba tanyakan pada diri Anda sendiri, apa niat Anda dalam berbisnis internet? Apa tujuannya? Jika Anda sudah bisa menjawabnya, saya yakin separuh jalan menuju sukses sudah Anda lewati.

Sedikit petunjuk, “ingin mendapat penghasilan tambahan” bukanlah niat atau tujuan ya 🙂

Sebagai penutup, saya ingin Anda berkenalan dengan John Denner. Seorang pria yang terlahir tanpa tangan kanan tapi mampu memainkan gitar dengan luar biasa. Keterbatasan, memang bukan alasan untuk mengatakan tidak bisa. Setuju?

Art of Stealing Wordpress Themes

26 comments

  1. tedi says:

    perasaan ga mampu melekat dalam diri saya selama 2 thn ini…tapi skr sy lebih optimis terjun di bisnis online….segala daya dan upaya dikerahkan untuk meraih cita2. salah satu upayanya ya jd member panduan dasar dan membeli produknya untuk dipelajari dipahami dan dipraktekan………yakin sukses sedang menanti…..ti… ti..

  2. sangat menginspirasi mas Cosa, sangat membuat saya bergairah. Thanks mas

  3. iphin cow says:

    inspiratif sekali mas cosa…
    wah bener tuh kayaknya harus mengurangi tidur biar punya lebih banyak waktu…

    menantikan artikel selanjutnya 🙂

  4. tujuan hidup says:

    Memang benar yang paling menghalang adalah hambatan pada dirinya sendiri.

    Keberhasilan sebetulnya sudah diciptakan sejak kita lahir, namun saat menuju dewasa program program di install secara sengaja atau tidak sengaja oleh lingkungan mereka.

  5. Nice story! Inspiratif.

  6. iphin cow says:

    wah bener…
    tulisan cerdas….

    salut buat Cosa Aranda 😮

  7. radenmas says:

    bagus banget artikelnya mas,sangat inspiratif.mudah2an bakal lebih banyak bikin posting seperti ini.

  8. kenapa ingin mendapat penghasilan tambahan bukan niat/tujuan?

  9. wah.. ternyata mirip pendapat saya dengan Mas Cosa.. he..he…

    SUKSES SELALU Mas Cosa

    Mohon bimbingannya.

  10. bintang says:

    kalau daku sering malas,

  11. Fadly Muin says:

    Niat dan tujuan yang jelas memang sangat mempengaruhi semangat juang seseorang. artikelnya ini benar-benar Berenergi mas Cosa…

  12. izandi says:

    bener banget formulanya, + nekat jg klo sy 😀

  13. Cerita yang sungguh menggugah. Salut . Tambah terus artikel spt ini.

    Bila perlu crt pribadi mas cosa sndr.

  14. Saya kira mas cosa aranda ini punya bakat juga untuk jadi motivator. Kisah yang benar-benar menginspirasi bagi kita yang terkadang menyerah kalah sebelum benar-benar terjun di pertempuran. yah,…kita, yang selalu tak mau berjuang dengan sungguh. Ayo berubahlah…diriku sendiri..hihih

  15. fatima says:

    nice motivator.saya sangat membutuhkannya.ayo semangat….!

  16. Edhitok says:

    Nice story mas Cosa.
    Selain niatan dan punya tujuan, implementasinya juga butuh sikap presistent ya mas. Kalau mudah menyerah ya….layu sebelum berkembang dong.

  17. kisaran says:

    yg maen gitar hbt banget tu mas.. 😀
    sy dr dl mau bljr lagu itu, gak tamat2
    wk.wk

  18. pensiun kaya says:

    kalo kata orang Arab mah, “man jadda wajada”..barang siapa bersungguh-sungguh dan tangguh, niscaya kan mendapatkan jalan keluar dalam segala hal..
    salam kenal

  19. brokethesoul says:

    mantabs bener bos, formula jitu

  20. Megan Fox says:

    jadi pengen jadi member

  21. inspiratif … ada yg menyebutnya : the power of kepepet. Harus merasa kepepet terus untuk keluar dari zona nyaman …

  22. 12obin says:

    Mas, jalan muter ama dorong batu, waktunya cepat mana ya? 🙂

  23. momogi says:

    kalau mau melangkah pasti akan sampai ditujuan.

    sekarang mungkin tidak bisa, tapi nanti pasti bisa, karena saya tahu ada orang yang bisa.
    tinggal mengikuti langkah orang yang bisa, maka jalan akan terbuka.

    problemnya hanyalah masalah waktu, bisakah kita melakukannya dengan cepat ataukah lambat. semakin bagus caranya, semakin cepat.

    untuk dapat cara yang bagus, harus belajar banyak, kalau tidak maka akan dapat cara yang lambat dan mungkin walaupun berhasil akan tetap terlambat

  24. reez says:

    We can make it if we try….

Leave a Reply